Telusur

Showing posts with label Peranan Guru Dalam Proses Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Peranan Guru Dalam Proses Pembelajaran. Show all posts

Friday, 28 March 2014

PERANAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN



BAB I

PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Kita semua percaya bahwa guru memunyai andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran di sekolah. Peran guru sangat besar dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Keyakinan tersebut muncul dikarenakan manusia adalah makhluk yang dalam perkembangannya senantiasa membutuhkan orang lain, sejak lahir bahkan pada saat akan meninggalkan dunia ini. Hal ini menunjukkan bahwa setipa orang membutuhkan orang lain dalam perkembangannya, demikian halnya peserta didik; ketika orang tua mendaftarkan anak ke sekolah, pada saat itu juga ia menaruh harapan terhadap guru agar anaknya dapat berkembang secara optimal (Mulyasa, 2007, 35).
Dalam kontek tersebut, sebagai seorang pendidik, guru harus merespon harapan-harapan orang tua untuk membantu mengembangkan potensi-potensi peserta didiknya karena potensi-potensi seperti minat, bakat, kemampuan dan lainnya tidak akan berkembang tanpa bantuan orang lain dalam hal ini adalah guru.
Galileo dalam Sanjaya (2006) menegaskan bahwa sebenarnya kita tidak dapat mengajarkan apapun, kita hanya dapat membantu peserta didik untuk menemukan dirinya dan mengaktualisasikan dirinya. Setiap pribadi manusia memiliki “self-hidden potential excellece” (mutiara talenta yang tersembunyi di dalam diri), tugas pendidikan yang sejati adalah membantu peserta didik untuk menemukan dan mengembangkannya seoptimal mungkin.
Seorang pendidik yang efektif, tidak hanya efektif dalam kegiatan belajar mengajar di kelas saja (transfer of knowledge), tetapi lebih-lebih dalam relasi pribadinya dan “modeling”nya (transfer of attitude and values), baik kepada peserta didik maupun kepada seluruh anggota komunitas sekolah. Relasi ini berkembang dengan pesat dan menghasilkan buah-buah pendidikan jika dilandasi oleh cintakasih antar mereka. Pribadi-pribadi hanya berkembang secara optimal dan relatif tanpa hambatan jika berada dalam suasana yang penuh cinta (unconditional love), hati yang penuh pengertian (understanding heart) serta relasi pribadi yang efektif (personal relationship). Dalam mendidik seseorang kita hendaknya mampu menerima diri sebagaimana adanya dan kemudian mengungkapkannya secara jujur (modeling). Mendidik tidak sekedar mentransfer ilmu pengetahuan, melatih keterampilan verbal kepada para peserta didik, namun merupakan bantuan agar peserta didik dapat menumbuhkembangkan dirinya secara optimal.
Perubahan paradigma pendidikan yang berpusat pada siswa atau pendidikan bagi siswa, telah menuntut peran yang cukup signifikan dari guru. Ini dikarenakan guru tidak lagi diberi kesempatan menjadi satu-satunya sumber belajar, malainkan hanya mengupayakan suatu kondisi belajar yang dapat memudahkan siswanya belajar. Sehingga dicapai tujuan sejati dari pendidikan yaitu pertumbuhan dan perkembangan diri peserta didik secara utuh menjadi pribadi dewasa yang matang dan mapan, mampu menghadapi berbagai masalah dan konflik dalam kehidupan sehari-hari.

B. Rumusan dan Batasan Masalah
Gambaran latar belakang di atas memberikan kesan bahwa guru perlu mengetahuai dan memahami keterlibatannya dalam pembelajaran. Ini diperlukan sehingga guru tidak terkesan menjadi penonton siswa belajar. Dengan demikian berikut dapat dirumuskan beberapa masalah yaitu:
1.      Kemampuan apa yang harus dimiliki guru dalam melaksanakan pembelajaran?
2.      Bagaimana peran guru dalam pembelajaran?
Agar pembahasa dalam penulisan ini tidak melebar, maka penulis hanya membatasi pada pembahasa kemampuan dan peran guru dalam pembelajaran.

C. Tujuan Penulisan

Adapun tujuan penulisan ini adalah :

1.      Untuk mengetahui kemampuan-kemampuan harus dimiliki guru dalam melaksanakan pembelajaran
2.      Mengetahui peran guru dalam pembelajaran
3.      Mendalami materi pada mata kuliah Kajian Teori dan Praktek Pendidikan Dasar
4.      Untuk meningkatkan pemahaman penulis terhadap materi kuliah